Saturday, 14 March 2015

Bersikap Dermawan dalam Bisnis

Asalamualaikum 
Sahabat Bisnis Rahimakumullah,


  Sifat dermawan adalah sifat yang sangat terpuji lagi mulia yang wajib kita semua miliki.Cukuplah bagi kita semua untuk memahaminya, bahwa Allah SWT telah menasbihkan diriNYA dengan sifat " Al-Karim" Yang Maha Dermawan.Kalaulah tidak karena kedermawanan Allah, kita pasti tidak bisa memiliki apa-apa yang kita punya sekarang ini, Tidak sejahtera,tidak pula ketentraman dalam dunia yang fana ini.

  Dermawan juga merupakan sifat para Nabi,Para sahabat,serta orang -orang saleh.Seorang yang dermawan akan ditutupi Allah  aib dan keburukannya.Bahkan kebaikan demi kebaikan akan diperolehnya.Seorang penyair arab pernah mengatakan" seorang dermawan, apabila engkau memujinya,maka semua orang akan ikut memujinya,namun apabila engkau mencelanya, akan kau dapati bahwa engkau sendiri yang mencelanya".

 Sahabat  bisnis, Dermawan artinya
berkorban di jalan Allah dengan harta atau bahkan jiwa dan raga.Dermawan bisa terwujud dalam bentuk: uluran tangan untuk memberi sedekah kepada siapa saja yang membutuhkan seperti , kepada anak yatim piatu, korban bencana alam,fakir miskin,korban perang,panti asuhan,pengungsi korban bencana ,dan sebagainya.Dermawan merupakan cerminan rasa solidaritas kmanusiaan dari seseorang hamba Allah yang Maha Kasih kepada  hambanya yang memerlukan.

  Dalama kedermawanan tingkat tertinggi adalah "I itsar", Yaitu memberikan sesuatu kepada orang yang lebih memerlukan, padahal dia sendiri masih memerlukannya.Inilah yang di gambarkan Allah SWT adalah surat Al-Hasr Ayat 9" Isinya menceritakan kedermawanan kaum Anshar( Penduduk Madinah) kepada kaum muhajirin yang datang dari Makkah untuk berhijrah.
"Dan mereka ber-itsar ( Menguatamakan orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan." Konon ayat ini turun pada seseorang sahabat yang dimintai Rosulullah agar bersedia menerima seorang tamu untuk bermalam dirumahnya.Karena rasa hormat sahabat tersebut kepada Rosulullah,maka diterimanhya tamu tersebut,padahal ia menyadari tidak memiliki apapun untuk disuguhkan kepada tamunya ,kecuali makan malam yang pas-pasan untuk keluarganya sendiri.Sahabat tersebut bersama istrinya lalu menidurkan anak-anak mereka hingga mereka tertidur sebelum makan malam,lalu di padamkannya lampu ruangan sebelum mereka menyuguhkan makan malam kepada sang tamu.Lalu ia duduk bersama tamu berpura-pura ikut menyantap makanan,padahal ia tidak ikut makan karena kwatir akan sedikitnya  makanan yang di suguhkannya .Pagi harinya Allah mengabadikan kedermawanan ini .Sebagaimana telah difirmankan Allah diawal Surah Al-Baqarah bahwa salah satu ciri dari orang yang bertaqwa itu adalah mereka yang menafkahkan sebagian dari rizki yang telah di anugerahkan Allah SWT kepadanya dan sudah tentu di jalan Allah. 

 Sementara itu di surat lain Allah SWT berfirman:"Katakanlah,Sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rezki bagi siapa yang di kehendaki-Nya diantara hamba-hamban_Nya dan menyempitkan ( Siapa yang dikekehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya. " (QS.34:39 )  dan bahkan dalam Surah Al-Hadid ( 57) Ayat 11,Allah SWT menyatakannya dengan kata''meminjamkan hartanya" padahal sebenarnya " harta " yang kita punya tersebut adalah milikNya.Karena itu,Jika Allah SWT menghendaki dengan paksa Allah akan dapat mengambil semua harta yang kita punya dalam sekejap.Tetapi ... Allah SWT tidak begitu,Dia maha Pengasih,Maha Penyayang,Maha Bijaksana daan Maha Pemberi Rizki.

  Kedermawanan Seseorang akan menunjukan keberaniaan dalam dirinya, karena ia tidak merasa takut akan kehilangan apa yang ia berikan kepada orang lain .Sifat kedermawanan mencerminkan iman yang kuat dan kokoh,karena ia yakin bahwa apa yang diberikannya kepada orang lain niscaya akan mendapatkan gantinya dari Allah SWT. Inilah apa yang telah dijanjikan Allah dalam al-Qur'an : " Dan apa yang kalian infakkan,Maka Dia( Allah) pasti menggantinya dan Dialah pemberi Rizki yang Sebaik-baiknya " ( Q.S.Saba':34).


  Kederwanan yang dianjurkan adalah yang disertai keikhlasan untuk membantu saudara yang memerlukan dan demi mencari keridlaan Allah SWT.Inilah yang akan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT." Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan harta mereka di ajlan Allah,adalah sebutir benih yang menumbuhkan tujuh  butir dan setiap butir membuahkan lagi 100 biji. Allah maha luas karuniaNYa dan lagi maha mengetahui"(Al-Baqarah :261).Begitu juga dengan penggalan ayat berikut: " Maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan menafkahkan ( sebagian) dari hartanya memperoleh pahala besar.( QS.57:7 ) Maka kita dapat katakan disini bahwa merugilah orang-orang yang tidak mau menafkahkan sebagian dari hartanya di jalan Allah.Dan juga patut kita ingat bahwa banyak juga kecaman-kecaman yang diingatkan Allah SWT terhadap orang-orang yang bakhil,diantaranya:

   " Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka,bahwa kebakhilan itu bagi mereka.sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka.

  Marilah sahabat bisnis sekalian, walaupun kita menjalankan bisnis seberapa hasil yang kita dapatkan dalam berbisnis. Sepatutnya kita sisihkan sebagian harta yang kita dapatkan di jalan Allah SWT. Agar kita termasuk orang -orang yang di Ridoi Allaw SWT dan Bisnis kita selalu di lancarkan dan di berikan kemudahan dalam menjalankanya .

Laillahaillallah MuhamadarRosullullah.
Kedermawanan Rosullulah patut kita Contoh,kedermawanan  beliau ibaratkan melebihi kedermawanan hembusan angin yang membawa hujan ,kesejukan dan kehidupan alam semesta.(H.R Muslim) .Subhanallah....

Salam sejahtera untuk kita semua sahabat bisnis.Semoga bermanfaat.

(Fandi/Beraniberbisnis.Com)
*berbagai sumber Alkitab : AL-durus Al-Ramadlaniyah " dan "Min Kunuzil Islam.



No comments:
Write comments