Sahabat bisnis , kalian suka
dengan dunia fotografer?
Tapi apakah hobi yang anda
geluti sudah bisa kalian kembangkan ?
Ya ... Saatnya kalian
mengembangkan bakat dan ketrampilan yang kalian punya .
Mendirikan bisnis
fotografi itu bergantung pada pemahaman tentang bisnis dari pelaku bisnis
tersebut. Sebagian orang beranggapan bahwa hanya orang-orang yang memiliki
bakat sajalah yang dapat menjalankan bisnis fotografi, anggapan ini tidak
seutuhnya benar, karena bakat yang dimiliki setiap orang itu berbeda-beda dan
dapat dikembangkan jika memang ada keinginan. Oleh karena itu bakat tidak
menjadi jaminan keberhasilan dari karir pelaku bisnis fotografi.
Bakat yang ada pada diri kalian harus didukung
dengan pengetahuan tentang apa sajakah yang sedang menjadi tren dan
bagaimanakah pengaturan keuangan
perusahaan sehingga memberikan keuntungan yang
lebih banyak. Selain itu pelaku bisnis fotografi juga tidak boleh cepat berpuas
diri dengan pencapaian yang telah diraih, justru ia harus semakin terpacu untuk
meningkatkan kualitas dan menawarkan inovasi-inovasi yang menarik bagi para kliennya.
Aka tetapi dalam berInovasi
yang dilakukan harus mempertimbangkan dua hal yaitu bagaimana memberikan
kepuasan kepada para klien yang sudah kontrak dengan mereka dan bagaimana
meningkatkan dan memperluas pasar yang ada. Inovasi inilah yang disebut dengan
sistem pemasaran dan berdasarkan penjelasan diatas sistem pemasaran memang
memegang peran penting dalam suatu bisnis fotografi.
Pemasaran berbeda dengan
iklan
Kebanyakan orang
mengasosiasikan pemasaran dengan iklan, sesungguhnya pemasaran adalah kerangka
luas dari iklan. Pemasaran memiliki banyak spesifikasi dan salah satu di
antaranya adalah iklan.
Iklan adalah cara untuk
mempromosikan suatu produk, dalam hal ini adalah bisnis fotografi. Ada berbagai
cara yang bisa dilakukan untuk memasang iklan, untuk cara yang masih
konvensional bisa dilakukan dengan iklan di televisi, radio, koran ataupun
majalah, sedangkan untuk iklan yang lebih modern bisa dilakukan dengan iklan di
sosial media seperti facebook, twitter, instagram ataupun melalui website
online. Tujuan dari iklan adalah untuk memprosikan bisnis yang ada,
meningkatkan kesadaran ataupun mendorong masyarakat tentang bisnis yang ada dan
juga menarik klien. Penjelasan tentang iklan tersebut merupakan bagian dari
sistem pemasaran secara keseluruhan.
Jika iklan adalah bagian
kecil dari sistem pemasaran, lalu bagaimanakah sistem pemasaran itu sendiri?
Sistem pemasaran adalah branding atau upaya untuk membangun suatu citra
perusahaan di mata masyarakat. Sistem pemasaran secara sederhana diartikan
sebagai suatu cara untuk mendapatkan reputasi perusahaan. Sistem pemasaran
memberikan pengaruh yang besar terhadap keinginan klien menggunakan jasa
fotografi yang ditawarkan itu lagi atau tidak dan juga mempengaruhi calon klien
untuk akhirnya memutuskan bergabung dengan bisnis fotografi yang ditawarkan.
Bagaimanakah strategi
pemasaran yang baik untuk bisnis fotografi? Berikut ini ada beberapa strategi
pemasaran yang bisa dijalankan.
Rencanakan pengalaman dari
klien
Ini adalah salah satu poin
penting dari sistem pemasaran yang harus diperhatikan secara khusus dari pelaku
bisnis fotografi. Perencanaan tentang pengalaman dari klien adalah cara untuk
mencapai dan mengukur keberhasilan dari perusahaan dalam melayani klien.
Perencanaan ini dapat
dijabarkan dalam beberapa hal, pertama bagaimana perusahaan memperkenalkan
produk dan jaminan hasil yang baik kepada klien, kedua bagaimana klien
mendapatkan hasil fotografi tersebut hal ini berkaitan dengan kemudahan dan
kecepatan akses yang akan didapatkan oleh klien tersebut dan yang ketiga adalah
bagaimana komunikasi antara perusahaan dan klien dapat berjalan dengan baik,
karena dengan komunikasi yang baik maka klien dapat menyampaikan keinginannya
dan perusahaan akan semaksimal mungkin mengusahakannya sehingga kedua belah
pihak mendapatkan kepuasan yang maksimal.
Kurangi kesalahan
Mengurangi kesalahan
adalah sistem pemasaran yang lebih menekankan pada langkah-langkan antisipatif.
Perusahaan yang profesional adalah perusahaan yang dapat meminimalisir
kesalahan dan juga dapat mengatasi permasalahan. Produk dari perusahaan sangat
bergantung pada bagaimana cara dari perusahaan menghadapi gejolak dengan
cara-cara yang cepat dan tepat.
Tidak ada seorang klienpun
yang akan mau bekerjasama dengan perusahaan yang tidak profesional, oleh karena
itu buktikanlah profesionalitas perusahaan dalam mengahapi permasalahan yang
ada. Untuk lebih meyakinkan klien, buatlah dokumen yang berisi penjelasan
tentang jaminan pelayanan yang maksimal dan tidak bermasalah.
Media sosial
Menyebarkan prodk atau
memperkenalkan paling mudah sekarang yaitu dengan Media sosial. Media sosial
menjadi fenomena baru yang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat modern saat
ini. Perlu diingat bahwa konsep dasar dari bisnis adalah tentang masyarakat dan
keterkaitan hubungan di antaranya. Sistem pemasaran dengan media sosial berbeda
dengan iklan di media sosial. Sistem pemasaran dengan media sosial lebih
menekankan cara-cara seperti testimoni atau pernyataan yang diungkapkan oleh
klien tentang produk dan juga pelayanan dari perusahaan.
Sahabat bisnis, Pelaku
bisnis fotografi lebih diuntungkan karena kebanyakan media sosial juga
memberikan fasilitas unggah foto, sehingga testimoni yang disampaikan klien
dapat didukung dengan foto yang nyata sehingga pemasaran yang dilakukan lebih
meyakinkan dan tentunya akan mempengaruhi keluarga, teman dan relasi dari klien
tersebut.
Sapaan
Yang tidak kalah
pentingnya yang kalian harus lakukan adapah “ sapaan “.
Sapaan terlihat seperti
hal kecil namun ini cukup berpengaruh terhadap kenyamaan dari klien terkait
dengan pelayanan yang diberikan. Jika klien sudah nyaman dengan pelayanan yang
diberikan maka kemungkinan besar ia bersedia untuk melakukan kerjasama lagi
nantinya, namun sebaliknya jika klien merasa kurang puas bahkan kurang dihargai
dari pelayanan yang diberikan maka kecil kemungkinan ia tertarik untuk
bekerjasama lagi. Oleh karena ini jangan
pernah remehkan hal-hal kecil seperti sapaan dalam setiap melayani klien.
Lunasi kontrak dengan
cepat
Untuk mengenai Kontrak
yang ada tidak hanya terkait dengan klien saja, namun ada beberapa kontrak
dengan perusahaan rekanan. Harus diingat jika dalam setiap kontrak memiliki
konsekuensi salah satunya adalah tentang sistem pembayaran terhadap kerjasama
yang terjalin.
Sahabat bisnis melunasi
kontrak tepat pada waktu yang telah disepakati sangatlah penting ini
berhubungan dengan kerjasama yang bisa saja diputuskan jika perusahaan rekanan
merasa dirugikan dan hal ini tentu saja akan berimplikasi luas seperti
tercorengnya nama baik perusahaan dan juga berkurangan relasi dari perusahaan.
Tidak bisa dipungkiri
bahwa menjalankan bisnis fotografi tidaklah sama dengan menjalankan bisnis
dibidang lain, untuk sukses dalam bisnis fotografi seorang pelaku bisnis
haruslah sabar karena pemasukan yang tidak menentu setiap bulannya. Hal ini
terkadang juga bisa menjadi masalah yang cukup serius terkait dengan kontrak
kepada perusahaan rekanan, oleh karena itu sebisa mungkin komunikasi yang baik
selalu terjalin dengan berbagai pihak untuk menghindari konflik yang berkaitan
dengan hal keuangan yang memang cukup sensitif.
Kombinasikan kemampuan
Nah perlu disadari sahabat
bisnis atau tidak, saat ini semua orang bisa menjadi seorang fotografer. Namun hal ini tidak berarti semua orang bisa
menjalankan bisnis fotografi, karena untuk berbisnis fotografi seseorang
dituntut untuk tidak hanya ahli dan menguasai bidang fotografi saja tapi juga
harus memahami iklim bisnis dalam fotografi.
Seorang fotografer dan
juga pelaku bisnis fotografi yang baik haruslah memiliki kemampuan yang luar biasa,
seperti pelayanan yang memuaskan (berhubungan dengan kualitas hasil fotografi
yang baik), jaminan kualitas dari produk yang ditawarkan dan juga harga yang
murah dan kompetitif dengan perusahaan fotografi lainnya.
Karena kwalitas dan
managemen yang bagus akan memikat klien
yang sangat membuat mereka tertarik, dan akan beralih kepada anda .as Bermanfaat Sedianya Untuk Bisa Share Ke yang lainnya "







No comments:
Write comments